Produk, kategori, harga, stok, dan detail perlu berada dalam kanal yang dikelola bisnis sendiri.
Toko online milik bisnis Anda sendiri, dari produk sampai order.
Customer dapat menemukan produk, mempelajari detailnya, memasukkan ke keranjang, checkout, memilih pengiriman dan mengikuti proses order pada kanal milik bisnis Anda sendiri.
Ingin menjual lewat website tanpa memaksa semua produk ke satu pola tampilan?
Toko Online menggabungkan engine commerce yang sama dengan beberapa architecture journey untuk cara customer menemukan dan mempelajari produk.
Customer perlu jalur dari produk ke keranjang dan checkout tanpa percakapan panjang.
Pilihan pengiriman dan ongkir membantu customer memahami order sebelum diproses.
Merchant membutuhkan alur dari order masuk hingga resi dan tracking.
Produk → detail → keranjang → checkout → order.
Commerce authority tetap memegang ProductId, SKU, stok, harga, cart, checkout, payment, shipping, order, dan inventory.
Customer menjelajah kategori, promo, collection, atau discovery pattern sesuai desain.
Detail produk, harga, stok, berat, dan informasi yang tersedia membantu keputusan pembelian.
Produk yang dipilih masuk ke cart sebelum customer melanjutkan checkout.
Customer melengkapi alamat, pengiriman, dan proses pembayaran yang tersedia.
Merchant memproses pesanan, pengiriman, resi, dan tracking melalui commerce flow existing.
Satu engine commerce, beberapa cara customer berbelanja.
Template mengatur presentation dan journey. Produk, stok, harga, cart, checkout, payment, dan order tetap memakai authority yang sama.
Story → categories → products
Untuk brand yang menjual lewat cerita collection.
LIHAT T01 → T03 · DROP CULTUREDrop banner → new drop → categories
Untuk momentum produk baru dan campaign drop.
LIHAT T03 → T06 · ORDER FIRSTMenu hari ini → products → order cue
Untuk bisnis makanan dengan jalur pesan yang cepat.
LIHAT T06 → T08 · SPEC FIRSTSpec benefits → categories → products
Untuk produk teknis yang perlu dibandingkan sebelum dibeli.
LIHAT T08 → T09 · PROMO RETAILPromo → categories → products
Untuk retail yang mengutamakan promo dan ketersediaan.
LIHAT T09 →Commerce lengkap tanpa menjadikan Product Page sebagai katalog fitur.
Klaim di bawah mengikuti feature authority yang aktif.
Dua produk terpisah untuk dua pekerjaan berbeda.
Toko Online mengurus commerce customer-facing. WEVIX Smart App mengurus operasional bisnis. Tidak otomatis menjadi satu entitlement.
Source saat ini menyediakan aturan integrasi gratis bila kedua produk dimiliki. Harga masing-masing tetap berasal dari katalog dan tidak ada bundle price yang dibuat pada halaman ini.
Lihat commerce journey sebelum memilih.
Maintenance Rp1.500.000/tahun
Anda dapat mencoba desain tanpa mengganti ProductId, SKU, stok, harga, cart, checkout, payment, shipping, order, atau inventory.
Pertanyaan sebelum memilih Toko Online.
Apa itu Toko Online WEVIX Smart?
Toko Online adalah website commerce milik bisnis sendiri untuk katalog, kategori, detail produk, cart, checkout, pembayaran, pengiriman, order, resi, tracking, dan analytics sesuai fitur aktif.
Apakah semua desain memakai commerce engine yang berbeda?
Tidak. T01–T09 membedakan presentation dan customer journey. ProductId, SKU, stok, harga, cart, checkout, payment, shipping, order, dan inventory tetap memakai authority commerce yang sama.
Apakah harus berhenti memakai marketplace?
Tidak. Marketplace dapat tetap digunakan. Toko Online WEVIX Smart menjadi kanal penjualan langsung yang dimiliki bisnis.
Apakah Toko Online otomatis termasuk Smart App?
Tidak. Keduanya produk terpisah. Source saat ini menyediakan integrasi gratis bila kedua produk dimiliki sesuai aturan aktif.
Bagaimana cara mencoba desain toko?
Buka Demo Toko Online, pilih desain, login/register, isi onboarding, lalu mulai desain. Template yang dipilih tetap menjadi architecture website hasil Try Design.
Kapan pembayaran dilakukan?
Harga dan ketentuan pembayaran mengikuti authority aktif pada halaman Harga dan proses Publish/checkout yang berlaku.
Siap punya toko online milik bisnis sendiri?
Lihat architecture yang cocok, lalu mulai desain tanpa mengubah commerce engine di belakangnya.